Penerapan Model Pembelajaran VAK Fleming Dalam Materi Menyimpulkan Isi Cerita Anak

Authors

  • Eros Rosmawati SD Negeri Tanjungsari
  • Karisdha Pradityana Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37366/jpgsd.v2i01.815

Keywords:

Model Pembelajaran, VAK Fleming, Menyimpulkan Isi Cerita

Abstract

Salah satu kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu dalam memahami penjelasan materi menyimpulkan isi cerita anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimpulkan isi cerita anak dalam beberapa kalimat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penilitian tindakan kelas menggunakan rancangan penelitian model Spiral dari Kemmis dan Taggart, dengan tahapan mulai dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan. Dari data yang telah diambil, diperoleh fakta untuk kinerja guru bahwa pada siklus I mencapai 60% dari aspek-aspek yang dinilai, siklus II 80%, dan siklus III menjadi 100%. Untuk aktivitas siswa, dari 24 siswa terdapat 5 siswa (25%) yang ditafsirkan mendapat nilai B (Baik) pada siklus I, siklus II 14 siswa (70%), dan siklus III menjadi 18 siswa (85%). Untuk hasil belajar pada data awal, dari 20 siswa hanya 5 siswa (25%) yang mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) 70. Setelah siklus I, siswa yang mencapai KKM menjadi 6 siswa (30%), siklus II 12 siswa (60%) dan pada siklus III 18 siswa (90%) berhasil memenuhi KKM melebihi target penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran VAK Fleming dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menyimpulkan isi cerita anak.

References

Afandi, M., Chamalah, E., Wardani, O. P., & Gunarto, H. (2013). Model dan metode pembelajaran. Semarang: UNISSULA.
Anitah, S. (2007). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.
Huda, W. N., Suyitno, H., & Wiyanto, W. (2017). Analysis of Mathematical Problem Solving Abilities in Terms of Students’ Motivation and Learning Styles. Journal of Primary Education, 6(3), 209–217.
Kemmis, S., & Taggart, R. (1988). The Action Planner (Geelong, Deakin University Press).
Murti, S. (2015). Eksistensi Penggunaan Bahasa Indonesia di Era Globalisasi.
Nasution, M. K. (2018). Penggunaan metode pembelajaran dalam peningkatan hasil belajar siswa. Studia Didaktika, 11(01), 9–16.
Nasution, Z. (2007). Bahasa sebagai alat komunikasi politik dalam rangka mempertahankan kekuasaan. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 1(3).
Noermanzah, N. (2019). Bahasa sebagai alat komunikasi, citra pikiran, dan kepribadian. In Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra (pp. 306–319).
Roestiyah. (2001). Strategi Mengajar Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan: Jenis, Metode dan Prosedur, 154-155. Prenada Media Group: Jakarta.
Soeparno, S. (1988). Penerapan Teori Tagmemik’Dalam Pengajaran Bahasa Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 87702.
Surya, Y. F. (2017). Peningkatan Hasil Belajar Siswa IPS Menggunakan Model Inkuiri Sekolah Dasar. Lembaran Ilmu Kependidikan, 46(1), 12–15.
Susilana, R., & Riyana, C. (2007). Media Pembelajaran Hakikat, Pengembangan. Pemanfaatan Dan Penilian. Bandung: CV. Wacana Prima.
Suwarjo, S., Maryatun, I. B., & Kusumadewi, N. (2012). Penerapan student centered approach pada pembelajaran taman kanak-kanak kelompok B (studi kasus di sekolah laboratorium rumah citta). Jurnal Pendidikan Anak, 1(1).
Tarigan, H. G. (1987). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Wicaksono, L. (2016). Bahasa dalam komunikasi pembelajaran. Jurnal Pembelajaran Prospektif, 1(2).
Widodo, R. D., Pramudita, P. T., Nurfitasari, Y., & Salimi, M. (2016). Pembelajaran VAK Untuk Mengembangkan Nilai Mandiri dan Kreatif Pada Siswa SD: Sebuah Kajian Awal. In Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan

Published

2021-08-31

How to Cite

Rosmawati, E., & Pradityana, K. (2021). Penerapan Model Pembelajaran VAK Fleming Dalam Materi Menyimpulkan Isi Cerita Anak. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(01), 35-44. https://doi.org/10.37366/jpgsd.v2i01.815