https://jurnal.pelitabangsa.ac.id/index.php/jtpl/issue/feed JURNAL TEKNOLOGI dan PENGELOLAAN LINGKUNGAN 2022-08-15T08:50:22+00:00 Teknik Lingkungan teknik.lingkungan@pelitabangsa.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan (JTPL):&nbsp;</strong>merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik&nbsp;Lingkungan Universitas Pelita Bangsa (UPB) Cikarang&nbsp;<strong>dengan no E-ISSN&nbsp;2614-2635&nbsp;</strong>sebagai salah satu wadah publikasi bagi dosen-dosen yang memiliki penelitian ilmiah di bidang Teknik Lingkungan. JTPL terbit 2 kali dalam setahun (April dan September)<br>Setiap artikel yang diterbitkan oleh Jurnal JTPL telah melalui proses review dan editorial yang ketat serta menghormati ketentuan hukum hak cipta, privasi, dan etika publikasi ilmiah.</p> https://jurnal.pelitabangsa.ac.id/index.php/jtpl/article/view/1139 EFEKTIVITAS PENURUNAN KADAR TSS, COD, BOD, DAN FOSFAT MENGGUNAKAN METODE KOMBINASI FITOREMEDIASI TANAMAN KAYU APU DENGAN FILTRASI KARBON AKTIF DAN SILIKA PADA AIR LIMBAH DOMESTIK 2022-08-13T07:12:29+00:00 Dodit Ardiatma doditardiatma@pelitabangsa.ac.id Agus Riyadi doditardiatma@pelitabangsa.ac.id Sighit Setiawan doditardiatma@pelitabangsa.ac.id <p>Air limbah (grey water) merupakan suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia, oleh sebab itu sebisa mungkin air limbah diusahakan agar tidak mencemari lingkungan ketika dibuang langsung ke badan sungai. Air limbah ini kemungkinan mengandung berbagai jenis bahan pencemar seperti, bahan pencemar organik, senyawa kimia, maupun mikroorganisme pathogen yang berbahaya bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas tanaman kayu apu (Pistia Stratiotes) kombinasi filtrasi mengunakan karbon aktif dan silika dalam menurunkan limbah cair domestik rumah tangga. Berdasarkan penelitian, dengan metode kombinasi fitoremediasi menggunakan tumbuhan kayu apu dan filtrasi mengunakan karbon aktif dan silika dengan sirkulasi tujuh hari menggunakan limbah cair domestik rumah tangga didapat konsentrasi limbah optimum yang tidak menimbulkan kematianpada tanaman berada pada konsentrasi limbah 40% v/v. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa efektivitas penurunan terbaik yaitu COD 98,09 %, BOD 98,73 %, TSS 94,82 %, dan pH 16,66 %.</p> 2022-04-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://jurnal.pelitabangsa.ac.id/index.php/jtpl/article/view/1143 PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN TEKNOLOGI ANAEROBIC FILTER DI PONDOK PESANTREN 2022-08-15T08:50:22+00:00 Putri Anggun Sari poetrispt@pelitabangsa.ac.id Nisa Nurhidayanti nisa.kimia@pelitabangsa.ac.id Elis Sagita poetrispt@pelitabangsa.ac.id <p>Pondok Pesantren Ro’iyatul Mujahidin merupakan salah satu sarana pendidikan berbasis islami yang terletak di Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi yang menyediakan asrama sebagai tempat tinggal para siswa/santri. Pondok Pesantren Ro’iyatul Mujahidin memiliki kapasitas maksimal 300 orang. Kegiatan di Pondok Pesantren Ro’iyatul Mujahidin tidak terlepas dari adanya timbulan air limbah. Pondok Pesantren Ro’iyatul Mujahidin belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak, sehingga perlu adanya perbaikan fasilitas sanitasi dengan membuat perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Perencanaan IPAL bertujuan untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan dengan unit pengolahan yang sesuai karakteristik air limbah domestik. Data kualitas air limbah diperoleh melalui metode grab sampling dan diuji di laboratorium. Hasil uji laboratorium pada sample air limbah Pondok Pesantren Ro’iyatul Mujahidin tidak memenuhi baku mutu yaitu COD 539 mg/L, BOD 108 mg/L, dan TSS 88,3 mg/L. Wawancara dan observasi lokasi dilakukan untuk memperoleh data kapasitas maksimal penghuni, sarana dan prasarana, pemakaian air bersih, layout pondok, dan kondisi ketersediaan lahan yang ada di Pondok Pesantren Ro’iyatul Mujahidin. Unit IPAL dan dimensi unit yang direncanakan terdiri atas grease trap (2 m x 0,8 m x 0,8 m), bak ekualisasi (2,5 m x 2 m x 2 m), bak sedimentasi (3,5 m x 2 m x 2,5 m), bak anaerobic filter (7,5 m x 2 m x 2,5 m), dan bak biokontrol (1 m x 1 m x 1 m). Dalam penelitian ini, rangkaian unit IPAL dengan teknologi anaerobic filter dapat menurunkan konsentrasi parameter COD 86 mg/L, BOD 11,16 mg/L, dan TSS 10,67 mg/L. Efektivitas pengolahan IPAL pada parameter COD mencapai 84%, BOD 90%, dan TSS 88% dan dinilai sangat efektif. Perencanaan IPAL ini membutuhkan biaya sebesar Rp 268.214.926.</p> 2022-04-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022